Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Cara Ampuh Ajak Anak Bereskan Mainannya

Di usia balita, anak-anak hanya memiliki satu tugas utama yaitu bermain. Bukan hanya memberikan rasa senang dan terhibur, tapi lewat permainan mereka belajar mengembangkan kemampuan motorik, kognitif, hingga bahasa.

Featured Story

Aksi Penculikan Makin Marak, Yuk Edukasi Si Kecil

Tapi capek juga, ya Mom, jika harus membereskan mainan yang tersebar di mana-mana. Belum lagi risiko rusak, tersandung, atau terpeleset saat menginjak mainannya. Yuk, ajak anak membereskan mainannya sendiri dengan trik jitu berikut ini.

  1. Menunjukkan Cara Membereskan Mainan
  2. Kemampuan komunikasi pada balita yang kadang terbatas membuat mereka sulit memahami instruksi untuk membereskan mainannya. Untuk memudahkan anak memahami perintah Mom, tunjukkan pada anak-anak bagaimana cara merapikan mainannya. Misalnya minta mereka meletakkan permainan blok di wadah atau tarik perhatiannya saat Mom menempatkan mobil-mobilannya di rak.

    Terkadang, anak-anak butuh untuk terus diingatkan agar tidak merasa kewalahan jika harus membereskan terlalu banyak mainan. Berikan tugas satu per satu dan ajak anak untuk membantu Mom sesuai dengan kemampuannya, misalnya mengembalikan buku dan puzzle pada tempat semula, atau meletakkan mainan truk di raknya.

  3. Pastikan Ada Tempat untuk Menyimpan Semua Mainannya
  4. Sebelum rumah jadi makin berantakan karena mainan anak-anak yang bertebaran, pastikan Mom memiliki area bermain dan tempat penyimpanan yang memadai. Manfaatkan wadah seperti keranjang dan rak untuk menyimpan berbagai mainan.

    Selain itu, peti atau kotak mainan juga dapat digunakan untuk meletakkan mainan, asal memiliki lubang udara untuk mencegah tumbuhnya jamur pada mainan, dan memiliki sudut bulat agar tidak berisiko menggores kulit anak. Selain itu, pastikan juga tutupnya cukup ringan untuk dibuka oleh anak dan tidak berisiko menjepit jari-jari mungilnya.

  5. Ubah Jadi Permainan yang Menyenangkan
  6. Jika membereskan mainan terasa seperti tugas yang membebani anak-anak, ubah saja jadi permainan yang seru dan menyenangkan. Selipkan sedikit unsur kompetisi dengan mengatur waktu dan melihat siapa yang bisa menyelesaikannya terlebih dahulu.

    Selain itu, Mom bisa mengubahnya menjadi media belajar dengan menunjukkan bentuk atau warna mainan saat sedang memilah dan memasukkannya ke dalam wadah. Bernyanyi bersama juga akan membuat tugas ini terasa lebih menyenangkan dan ringan, lho.

  7. Berikan Konsekuensi
  8. Memberikan hukuman bisa jadi jalan terakhir yang ditempuh saat anak mengabaikan permintaan Mom untuk membereskan mainan. Tentunya, berikan konsekuensi yang sesuai dengan umurnya dan berikan penjelasan kenapa Anda melakukannya.

    Sebelumnya, berikan peringatan terlebih dahulu, misalnya 10 menit lagi sebelum makan malam harus sudah membereskan mainan dan lakukan hitung mundur. Jika sudah diingatkan dan tidak dilakukan, ingatkan anak mengenai kesepakatan akan adanya hukuman misalnya tidak boleh bermain dengan mainan favoritnya, atau meletakkan mainannya ke dalam “penjara”.


    Terakhir, jangan mengharapkan kesempurnaan dan pastikan memberi banyak pujian agar anak termotivasi untuk terus melakukannya.

Explore More

Liburan Ke Alam Mencerdaskan Anak

Article- 27 Dec 2013

Kado Natal dan Tahun Baru buat Si Kecil

Article- 16 Dec 2015

Persiapan Matang Sebelum Berangkat

Article- 08 Jun 2015