Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Isi Kotak P3K Saat Berlibur

Jangan sampai momen liburan bersama keluarga berantakan karena tiba-tiba anak jatuh sakit. Karena itu, penting untuk membawa kotak P3K yang berisi obat-obatan untuk menangkal gangguan kesehatan yang biasa dialami kala berlibur.

Featured Story

Latih Anak Menyelesaikan Masalah

 

1. Antidiare

Salah satu agenda wajib kala berlibur adalah mencicipi kuliner setempat. Namun tidak semua gerai kuliner menyajikan hidangan yang cukup bersih. Makanan yang tidak higienis dapat menyebabkan diare. Kalau sudah begini, perut terasa mulas dan frekuensi BAB (buang air besar) meningkat.

 

Sediakan antidiare (untuk anak di atas 1 tahun) guna mengatasi diare tanpa dehidrasi, yakni BAB kurang dari lima kali per hari, dan keracunan makanan. Jika lebih parah, segera pergi ke dokter. Untuk mengatasi kekurangan cairan akibat terserang diare, sering-sering beri asupan cairan agar tidak mengalami dehidrasi. Mom dapat membuat oralit dengan mencampur air putih dengan garam dan gula atau salah satunya.

 

2. Antialergi

Banyak makanan yang dapat memicu alergi pada anak, misalnya: susu sapi, telur ayam, ikan dan makanan laut seperti udang dan kepiting, serta kacang-kacangan. Bahkan gandum, sayur, dan buah-buahan pun dapat menjadi pemicunya. Di luar makanan, udara juga dapat menimbulkan alergi pada anak.

 

Untuk meredakan rasa kurang nyaman akibat alergi, banyak dokter merekomendasikan antihistamin sesuai dosis dan berat badan anak. Jika reaksi alergi yang anak alami relatif berat, seperti tenggorokan tersumbat, bibir membengkak, atau hingga kehilangan kesadaran, segera periksa ke dokter.

 

3. Sunblock

Jangan dikira yang perlu memakai sunblock itu cuma orang dewasa. Justru karakteristik kulit anak lebih sensitive sehingga lebih rentan ‘terbakar’ sinar matahari. Ketika itu terjadi, kulit anak akan terlihar kemerahan dan terasa panas jika disentuh meski sudah didinginkan. Jika terbakarnya kulit oleh sinar matahari cukup parah, dapat muncul lepuhan dan tampak bengkak pada bagian yang terbakar. Lebih jauh, kondisi anak menjadi lemah atau pusing karena dehidrasi, bahkan bisa juga muncul demam.

 

Nah, untuk menjaga kulit anak dari paparan sinar UV, oleskan sunblock sebelum beraktivitas di bawah sinar matahari. Pilih sunblock yang mineral-based dan minimal mengandung SPF 30 untuk melindungi kulitnya dari sengatan sinar ultraviolet (UVA & UVB).

 

4. Obat batuk pilek

Penyakit batuk pilek dapat disebabkan oleh virus dan reaksi alergi. Batuk pilek yang disebabkan oleh reaksi alergi bisa muncul jika anak terpapar zat yang bersifat alergen, seperti debu, udara dingin, serbuk bunga, dan sebagainya. Sementara kalau penyebabnya virus, penyakit ini dapat menular melalui udara atau kontak langsung dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus.

 

Gejala penyakit batuk pilek mudah dikenali, meliputi hidung tersumbat, batuk, mata berair, dan kadang juga disertai demam ringan dan sakit kepala.

 

Anak yang memiliki kekebalan tubuh yang baik dapat sembuh sendiri dari penyakit ini dalam waktu 7-10 hari (hari ke-3 biasanya adalah yang terparah). Untuk mempercepat proses penyembuhan, perbanyak asupan bergizi, menambah cairan tubuh dan istirahat yang cukup. Juga jangan lupa, pastikan Mom & Dad menyediakan OBH Combi Anak, obat batuk sirup terpercaya sejak dulu untuk meredakan batuk dan flu dengan pilihan rasa: strawberry, jeruk, apel dan madu yang disukai anak. Jika batuk pilek tidak mereda dalam waktu 72 jam setelah minum obat ini, sebaiknya segera hubungi dokter.

 

5. Persiapan lainnya

Sediakan pula thermometer di kotak P3K, obat antimabuk untuk di perjalanan, cairan antiseptik jika si kecil mengalami luka beserta kain kasa, minyak untuk mengobati memar dan obat sesuai kebutuhan anak jika ia memiliki penyakit tertentu.

Winda Ruwinda Ningsih
Vitamin jg selalu sedia
Yuliana Yoeli
nice info
Explore More

Mengenalkan Kembali Permainan Tradisional...

Article- 06 Dec 2016

Yuk, Latih Anak Memahami P3K Dasar Sejak...

Article- 23 Sep 2016

Empati Antara Kakak Beradik

Article- 26 Sep 2014