Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Memilih Obat Batuk untuk Anak dengan Tepat

Batuk merupakan gangguan kesehatan yang sering dialami anak-anak. Perlu dipahami oleh Mom, batuk merupakan mekanisme alami tubuh untukmengeluarkan lendir atau benda asing pada saluran pernafasan misalnya dari paru-paru dan aliran udara yang tersumbat, yang sifatnya melindungi tubuh. Batuk dapat disebabkan oleh beberapa hal, dan sebaiknya berikan penanganan yang tepat seperti berikut ini.

Featured Story

Edukasi Anak tentang Penularan Penyakit

  1. Kenali Dulu Jenis Batuknya
  2. Batuk dapat berlangsung antara 2-3 minggu. Menurut kriteria Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), batuk akut yang paling sering dialami anak adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang disebabkan oleh infeksi virus. Batuk akut dapat berupa batuk berdahak yang disertai keluarnya lendir atau batuk kering yang membuat suara seperti menggonggong.

    Selain disebabkan oleh infeksi, batuk juga dapat dipicu oleh reaksi alergi misalnya terkena debu atau menghirup asap maupun bahan kimia yang berbau menyengat. Untuk menangani batuk dengan tepat, cari tahu dulu penyebab pastinya dengan berkonsultasi pada dokter.

  3. Waspadai Bila Timbul Gejala yang Memberatkan Kondisi Anak
  4. Batuk memang merupakan pertahanan tubuh terhadap benda asing yang akan masuk melalui saluran pernafasan. Tapi jika timbul gejala lain yang menyertai batuk, segera konsultasikan pada dokter atau bawa anak ke unit kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan secepatnya. Waspadai jika terjadi kesulitan bernafas, demam semakin parah, pucat atau kebiruan pada bibir dan wajah, nafas berbunyi, batuk disertai darah, dan anak tampak lemas.

  5. Pilih Obat yang Aman dan Sesuai untuk Dikonsumsi
  6. Sebaiknya jangan memberikan obat batuk tanpa berkonsultasi dahulu dengan dokter, terutama pada anak di bawah usia 3 tahun. Beritahukan gejala-gejala yang dialami anak untuk mendapatkan pengobatan yang tepat, sehingga membantu anak agar sembuh dari batuknya. Mom juga dapat membelikan obat bebas atau over the counter yang dijual di apotek atau supermarket, asal baca labelnya dengan cermat.

  7. Baca Aturan Pakai dan Bahan yang Terkandung di Dalamnya
  8. Setelah mengenali jenis batuk, Mom dapat membeli obat batuk yang tepat. Perhatikan komposisi obat batuk yang tercantum di label kemasan, misalnya mengandung antitusif yang menekan batuk, ekspektoran untuk mengeluarkan dahak, dan mukolitik yang mengencerkan dahak. Ada juga bahan aktif lainnya yang biasanya terdapat di dalam obat batuk seperti dekongestan yang membantu meredakan gejala hidung tersumbat.

    Jangan lupa baca aturan pakai dan pertimbangkan berat badan dan usia anak untuk menghitung dosis obat yang diberikan. Selain itu, perhatikan efek samping yang dapat terjadi, untuk mencegah timbulnya gangguan kesehatan atau komplikasi yang dapat terjadi.

  9. Ikuti Petunjuk dan Beri Perhatian Lebih pada Anak
  10. Sebelum memberikan obat, ikuti petunjuk yang tercantum pada label kemasan obat. Perhatikan waktu yang tepat untuk memberikan obat, takaran atau dosis obat yang disesuaikan dengan berat badan anak, hingga menggunakan alat takar yang telah disediakan.

    Beri perhatian lebih pada anak setelah memberikan obat, terutama untuk mengetahui efek yang dapat dialaminya. Apabila mengalami reaksi alergi seperti gatal, sesak nafas, atau muncul ruam, segera hentikan pemberian obat dan konsultasikan pada dokter. Jika batuk terjadi secara berkepanjangan, ada baiknya membawa anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    Tepat tangani batuk dengan mengenali jenis batuk dan memilih obat yang sesuai untuk anak. Semoga bermanfaat, Mom!

Yuliana Yoeli
makasih info nya
anita fajarwati
Siip... OBH Combi Anak pilihanku...
Explore More

Anak Juga Bisa Stres Belajar

Article- 05 Aug 2015

Kenali kecerdasan Anak Mom

Article- 19 Oct 2011

Mengajarkan Anak Sopan Santun di Tempat...

Article- 09 Jan 2015