Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Bukan Hanya di Sekolah, Disiplin Wajib Diajarkan di Rumah

Salah satu pertimbangan yang diambil saat memilih sekolah untuk anak adalah penerapan disiplinnya. Tapi tanggung jawab untuk membantu anak-anak belajar mana yang benar dan salah, serta berperilaku baik wajib dimulai di rumah. Selain butuh waktu dan kesabaran, ada beberapa strategi yang bisa dijajal seperti berikut ini.

Featured Story

Ajarkan Anak Mau Berbagi Sejak Dini

1. Menetapkan Aturan yang Jelas

Cara pertama dan terbaik dalam mengenalkan disiplin pada anak adalah membuat aturan di rumah yang jelas. Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak, terutama mereka yang usianya masih cukup muda. Sebaiknya, pilih kata-kata yang positif, misalnya daripada mengatakan ‘tidak boleh memukul’ katakan saja ‘gunakan tanganmu untuk bermain’.


2. Memberi Konsekuensi dan Reward yang Tepat

Gunakan nada suara yang tenang dan tegas untuk menjelaskan konsekuensi yang didapat jika menyalahi aturan yang telah disepakati. Misalnya beritahukan pada anak untuk membereskan mainannya. Jika belum juga dilakukan, ingatkan untuk kedua kalinya tapi kali ini disertai dengan konsekuensi seperti menyimpannya untuk waktu yang cukup lama. Hindari membuat ancaman yang tidak realistis, seperti tidak akan membelikannya mainan atau memperbolehkannya untuk menonton TV lagi.

Selain mendapat konsekuensi karena perilakunya yang buruk, anak-anak juga perlu tahu kapan mereka melakukan sesuatu yang baik. Gunakan kata-kata yang spesifik saat memberikannya pujian, misalnya puji usahanya dalam membereskan mainan setelah selesai memainkannya.


3. Show and Tell

Anak-anak tumbuh dengan melihat apa yang terjadi di sekelilingnya. Bukan hanya kata-kata saja, tapi juga lewat tindakan. Jadi jika Mom bereaksi berlebihan saat mereka menumpahkan susunya atau menangis di supermarket, maka kemungkinan besar ia akan mengulanginya lagi. 

Jaga nada suara tetap tenang dan jelaskan dengan kata-kata yang singkat dan sederhana. Mengomel panjang lebar hanya akan membingungkan anak dan bikin suasana jadi kurang menyenangkan.


4. Konsisten

Miliki aturan yang jelas dan tetap konsisten menjalankannya. Jangan sampai Mom sendiri melanggar kata-katanya sendiri, karena bakal dilihat anak sebagai tanda lemahnya orangtua pada penegakan aturan. Walau awalnya mungkin terasa sulit, lama-lama anak akan menyadari jika melanggar aturan akan membuatnya mendapat hukuman yang tidak ia sukai.


Salah satu bentuk kedisiplinan yang bisa diperkenalkan saat anak mengalami gejala flu dan batuk adalah mengikuti pola makan yang sehat dan seimbang, serta mencuci tangan. Jangan lupa anak diberikan OBH Combi Anak Batuk Plus Flu sesuai dosis yang direkomendasikan untuk meredakan batuk dan gejala flu-nya.

Penerapan disiplin tak hanya dilakukan di sekolah, tapi terapkan sejak dini di lingkungan rumah. Selamat mencoba tips-tips ini, ya!

Explore More

Anak Wajib Lapor Ketika Bepergian

Article- 18 Aug 2014

Mengajak Anak Mengenali Diri Sendiri

Article- 06 Jan 2017

Pola Asuh Bagi Anak Cerdas Istimewa

Article- 16 Mar 2015