Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Menangani Batuk Anak di Malam Hari

 

Featured Story

Bermain Bersama Anak, Manfaatnya Nggak Main-Main

Si Kecil mendadak batuk-batuk di malam hari? Tidak perlu panik, Mom. Yuk ketahui mengapa hal ini bisa terjadi dan apa yang bisa Mom lakukan untuk menanganinya!

 

Batuk pada anak di malam hari punya banyak penyebab. Ditambah lagi, pada malam hari saat Si Kecil tidur berbaring, lendir-lendir yang dihasilkan oleh batuk lebih cepat menumpuk di saluran napasnya sehingga batuk biasanya lebih parah. Bisa jadi anak sedang mengalami reaksi alergi atau asma. Alergi bisa dipicu oleh debu, asap obat nyamuk, bulu binatang, asap rokok, atau pun udara dingin. Batuk yang disebabkan alergi maupun asma punya ciri-ciri yang hampir sama, yaitu batuk yang sering dan berkepanjangan, berdahak, dan tidak disertai oleh demam. Namun untuk alergi, biasanya ada anggota keluarga lain yang juga memiliki riwayat alergi.


Penyebab lainnya adalah flu, infeksi bakteri, atau kenaikan asam lambung. Flu dan infeksi bakteri rentan terjadi saat daya tahan tubuh Si Kecil sedang melemah. Batuk merupakan respon tubuh pada masuknya virus penyebab flu dan bakteri yang menginfeksi pada saluran pernapasan dan tenggorokan. Sedangkan kenaikan asam lambung seringkali terjadi saat kondisi lambung kosong, termasuk malam hari. Tidak hanya berpengaruh pada pencernaan, kenaikan asam lambung juga dapat menyebabkan gangguan pada tenggorokan sehingga memicu batuk tersebut.


Untuk batuk ringan, Mom bisa coba meredakannya dengan cara alami. Berikan Si Kecil 1½ sdt madu atau yang sudah dilarutkan dengan air putih atau teh hangat, karena madu bersifat anti-inflamasi, anti bakteri, dan anti jamur. Madu tidak dianjurkan untuk anak di bawah 1 tahun, tapi sebagai gantinya Mom bisa berikan larutan garam. Cukup larutkan ½ hingga 1 sdt garam dengan segelas air putih hangat, berikan 2 hingga 3 tetes pada lubang hidung anak, kemudian sedot dengan nasal aspirator atau penyedot ingus untuk melegakan hidung yang tersumbat.


Selain pemberian larutan herbal, Mom juga perlu memperhatikan kondisi tidurnya dengan membersihkan kamar tidur dan perlengkapan tidur Si Kecil secara berkala, menjaga suhu tubuhnya, dan menggunakan humidifier untuk menciptakan kelembapan udara yang ideal. Hindari juga pemberian makanan atau minuman yang merangsang batuk Si Kecil sebelum tidur, seperti makanan yang pedas dan berminyak atau makanan pemicu alergi. Sedangkan untuk meredakan batuknya, Mom bisa mengusapkan balsam di punggung dan dada anak atau melakukan terapi uap air dan minyak kayu putih.


Ketika batuknya berlanjut hingga lebih dari 3 hari atau disertai gejala yang lebih serius seperti kesulitan bernapas, wajah dan bibir yang pucat atau membiru, demam tinggi, batuk darah, dan rewel tidak seperti biasanya, segera bawa ia ke dokter atau rumah sakit terdekat. Namun jika batuk Si Kecil baru disertai pilek atau demam, kemungkinan ia terkena flu yang masih bisa diatasi. OBH Combi Anak Batuk Plus Flu dengan varian rasa Strawberry, Madu, Apel, dan Jeruk yang disukai anak dapat bantu meredakan batuk dan flu pada anak.

 

Referensi:

 

 

 

Explore More

Perlukah Menemani Anak Belajar?

Article- 05 Jan 2017

Tips Memahami Emosi Anak

Tips & Trick- 12 Feb 2014

Kenalkan Soal Waktu Pada Anak dan Cara...

Tips & Trick- 06 Sep 2017