Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Perlahan Tapi Pasti, Ini Cara Ampuh Kenalkan Puasa Pada Anak

Memasuki bulan Ramadan, anak-anak yang belum memasuki masa puber memang belum diwajibkan untuk berpuasa. Tapi suasana keluarga dan lingkungan di sekitarnya terkadang membuat anak ingin merasakan ibadah puasa. Jangan padamkan niatnya untuk menjajal berpuasa Mom, coba bikin pengalaman pertamanya terasa lebih menyenangkan dengan mengenalkan ibadah ini secara perlahan.

Featured Story

Menjadi Guru Pertama Bagi Anak


1. Memberi Contoh

Lebih mudah untuk mengajarkan apa pun pada anak-anak dengan memberikan contoh dan mengajaknya untuk mempraktikkannya secara langsung. Apalagi di usianya yang masih muda mereka dengan mudah meniru apa yang dilakukan orang-orang di sekitarnya. 

Layani pertanyaan anak-anak yang penasaran mengapa Mom tidak makan dan minum selama berjam-jam hingga pengertian puasa itu sendiri. Sebelum anak memutuskan untuk mencobanya, sebaiknya beri pengertian terlebih dahulu agar ia lebih mudah mengikuti ibadah puasa dan lebih termotivasi.


2. Hindari Memaksanya

Mengenalkan anak pada puasa memang susah-susah gampang. Terkadang mereka bisa sangat antusias dan bersemangat menjalani puasa, tapi saat lapar atau haus melanda bisa saja ingin langsung menyerah. Wajar kok Mom, anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang tentunya masih membutuhkan banyak nutrisi, sehingga memaksanya untuk berpuasa penuh sepanjang bulan Ramadan justru bisa memicu gangguan kesehatan.

Sebaiknya, ajarkan secara perlahan, misalnya memberitahu anak untuk puasa beberapa jam dalam sehari, baru kemudian meningkatkannya sedikit demi sedikit. Nantinya, kemampuan anak untuk berpuasa akan meningkat seiring dengan kebiasaan dan kondisi fisiknya.


3. Buat Kesepakatan untuk Puasa Makanan Tertentu

Untuk mengenalkan prinsip menahan hawa nafsu, buat kesepakatan dengan anak untuk puasa makanan tertentu, terutama yang jadi kesukaannya. Misalnya jika ia menyukai makanan manis atau keripik, tidak ada salahnya untuk menyarankan anak untuk tidak memakannya selama berlangsungnya bulan Ramadan. Selain membantu menghilangkan kebiasaan buruk dalam konsumsi makanan yang kurang sehat, cara ini juga dapat mengenalkan anak pada prinsip puasa dan mendorongnya lebih menghargai makanan.


4. Memberinya Penghargaan

Hargai usaha anak untuk berpuasa dengan memberinya apresiasi. Terlepas dari berapa jam anak berpuasa dalam sehari atau puasa yang bolong-bolong, jangan menekan apalagi memberikan kritik. 

Sebaliknya, beri pujian yang dapat membuat anak lebih bersemangat dalam menjalani ibadah puasa. Tidak selalu dalam bentuk hadiah, pujian yang tulus hingga membuatkan makanan sehat favoritnya saat berbuka puasa.


5. Manfaatkan Media Tepat untuk Mengenalkan Puasa

Kini Mom tidak perlu merasa kebingungan saat mengenalkan puasa pada anak. Ada berbagai media yang bisa dipilih untuk mengajarkan ibadah puasa dengan lebih menyenangkan. 

Mulai dari lagu Islami yang ditujukan untuk anak-anak, video, hingga buku cerita yang bisa didapatkan dengan mudah. Dampingi anak untuk memberikannya pemahaman dengan kata-kata yang lebih sederhana dan mudah dimengerti.


Tidak ada salahnya mengenalkan ibadah puasa pada anak sejak dini, sehingga saat tiba waktunya ia dapat lebih terbiasa menjalaninya.

Explore More

Tak Bosan ke Mal

Article- 16 Dec 2015

Gula Pemicu Hiperativitas Pada Anak?

Article- 04 Sep 2015

Duh, Anakku Susah Minum Obat!

Article- 06 Sep 2017