Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Jangan Sembarangan Berikan Antibiotik Sebagai Obat Demam pada Anak

Demam termasuk salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami anak-anak. Sayangnya, tidak semua orangtua tahu bagaimana cara penanganannya dengan tepat, salah satunya buru-buru memberikan antibiotik. Padahal antibiotik adalah obat untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri, sedangkan demam sebagian besar disebabkan oleh virus.

Featured Story

Bolehkah Anak Bermain Hujan?

Terlalu sering memberikan antibiotik pada anak, justru akan menyebabkan bakteri kebal dengan antibiotik dan lebih sulit diobati. Yuk, tangani demam dengan cara-cara tepat berikut ini.

  1. Cari Tahu Penyebab Demam

     

    Saat anak terkena demam, jangan langsung memberinya antibiotik, tapi cari tahu dulu apa penyebabnya. Sebagian besar demam justru disebabkan oleh infeksi virus yang tidak memerlukan antibiotik untuk mempercepat penyembuhannya. 

    Sering juga kenaikan suhu tubuh ini disebabkan oleh tumbuhnya gigi pada balita atau reaksi tubuh setelah vaksin. Kenali dulu penyebabnya, sebelum memberikan penanganan pertama agar kesehatan anak segera pulih.

  2. Menjaga Asupan Cairan

     

    Kenaikan suhu tubuh, apalagi jika dibarengi dengan muntah dan diare berisiko membuat anak masuk dalam fase dehidrasi. Hal ini justru membuat kondisi kesehatan semakin drop. Oleh karena itu, pastikan anak mengonsumsi cukup cairan. 

    Selain air putih, Mom dapat memberikan makanan berkuah kaldu untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya. Alternatif sehat lainnya, teh herbal berisi jahe dan madu, atau jus buah yang dibekukan untuk mengurangi demam dari dalam tubuh.

  3. Biarkan Beristirahat

     

    Anak yang terkena demam seringkali terus aktif bergerak, yang membuat tubuhnya lelah dan meningkatkan suhu tubuh. Ingatkan ia untuk beristirahat agar suhu tubuhnya mudah reda. Jika si kecil menolak untuk tidur, Mom dapat mendampinginya sambil berbaring dengan memutarkan acara TV favoritnya, bermain boneka, atau membacakan buku cerita.

    Tapi Mom wajib mewaspadai jika demam yang dialami anak disertai kondisi tubuh jadi jauh lebih lemas, kesadaran berkurang, lebih sering tidur, dan sulit untuk dibangunkan. Segera bawa ke dokter setelah mengalami demam selama 24 jam untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

  4. Berikan Obat Penurun Panas

     

    Obat penurun panas yang dikhususkan untuk anak-anak memang banyak macamnya dan dapat dengan mudah didapatkan di apotik atau supermarket. Tapi sebaiknya berikan saat anak merasa kurang nyaman dan saat suhu badannya benar-benar tinggi, misalnya di atas 38,5 Celcius.

    Ada dua bahan dasar obat untuk meredakan demam, yaitu parasetamol dan ibuprofen. Berikan sesuai dosis dan ketentuan yang tercantum pada kemasan, untuk menghindari efek samping yang dapat terjadi, seperti parasetamol yang dikaitkan dengan asma, sedangkan ibuprofen dapat memicu masalah ginjal.

    Yuk jadi Mom yang lebih melek informasi akan penggunaan antibiotik dengan tepat. Semoga bermanfaat!

Devy Listyarini
artikel nya sangat bermanfaat
Devy Listyarini
sebagai ibu harus lebih cermat
Explore More

Tips Pendidikan Seks Sejak Dini

Tips & Trick- 04 Jun 2013

Ajarkan Aturan Berinternet pada Anak...

Article- 12 Dec 2017

Berbagi Tugas Saat Anak Sakit

Article- 06 Jan 2017