Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Singkirkan Gadget, Kenalkan Permainan Tradisional Ini pada Anak

Menanamkan rasa cinta pada tanah air terdengar seperti tanggung jawab yang cukup berat bagi orangtua mana pun, termasuk Mom. Cobalah dengan mengenalkan berbagai permainan tradisional yang ada di berbagai daerah. Selain lebih seru dan menarik ketimbang sibuk bermain gadget, cara ini juga dapat mendukung perkembangan motorik kasar maupun halus. Apa aja sih?

Featured Story

Edukasi Anak tentang Penularan Penyakit

  1. Engklek
  2. Permainan ini memiliki nama yang berbeda-beda di setiap daerah, seperti taplak gunung, teklek, ingkling, sundah mandah tapi cara bermainnya hampir sama. Sebelumnya, Mom harus membentuk pola petak tertentu di atas tanah dengan kapur, lalu melemparkan gacuk (pecahan genting yang juga disebut kreweng) ke kotak-kotak yang dibuat sesuai dengan urutannya.

    Anak yang mendapat giliran harus melompat dengan satu kaki tanpa menginjak kotak yang di dalamnya terdapat gacoannya. Selain melatih kekuatan otot kaki, permainan tradisional ini juga mengajarkan konsentrasi, sportifitas, dan kesabaran menunggu giliran.

  3. Lompat Tali
  4. Permainan ini membutuhkan tali yang terbuat dari jalinan gelang karet yang memanjang. Untuk mengikuti lompat tali, biasanya anak-anak dibagi menjadi dua kelompok, yang bergiliran menjadi pemegang tali. Ada level ketinggian yang berbeda-beda untuk diselesaikan oleh setiap kelompok, jika ada salah satu yang gagal melompat, maka ia harus keluar dari permainan untuk sementara waktu.

    Lompat tali yang sering dimainkan di waktu luang ini dapat menjadi aktivitas fisik yang menyehatkan. Tidak hanya itu, permainan ini juga mengajarkan sportivitas, kerjasama tim, dan kesabaran dalam menunggu giliran.

  5. Congklak
  6. Biasa dimainkan oleh anak-anak perempuan, permainan sederhana ini mengharuskan dua anak bergantian memindahkan keping biji-bijian dalam setiap lubang hingga habis. Dalam congklak, dibutuhkan papan khusus yang berisi lubang-lubang yang nantinya akan diisi biji-bijian yang terbuat dari kerang atau kerikil. Selain mengasah kemampuan motorik halus, permainan ini juga melatih konsentrasi dan sportifitas anak apabila mengalami kekalahan.

  7. Gobak Sodor
  8. Permainan yang satu ini membutuhkan area yang cukup luas dan dimainkan oleh dua kelompok anak-anak. Gobak sodor atau di beberapa tempat juga dikenal dengan sebutan galah asin adalah permainan hadang lawan yang sangat disukai karena membutuhkan kerjasama dan kekompakan tim untuk menjaga pertahanan agar tidak dimasuki tim lawan.

     

    Selain itu, tubuh didorong untuk bergerak lincah untuk menangkap dan menghalau anggota tim lawan sebelum memasuki area. Yuk ajak anak dan teman-temannya untuk bermain gobak sodor untuk mengisi waktu luang, sekaligus menjadi cara berolahraga yang seru dan menyenangkan.

    Mengenalkan permainan tradisional bisa jadi salah satu cara untuk menanamkan nasionalisme pada anak dengan cara unik dan menyenangkan. Tapi jika kondisinya sedang kurang fit, anak-anak tentunya tidak bisa bermain dengan ceria.

    Selalu sediakan OBH Combi Anak Batuk Plus Flu sebagai pertolongan pertama saat anak mengalami gejala batuk disertai flu. Tersedia dalam aneka rasa, seperti strawberry, madu, jeruk, dan apel, yang disukai si kecil. Yuk mainkan permainan tradisional ini bersama anak!

Mamanya Chrisna
Mamanya Chrisna
yup, setuju permainan tradisional lbh asyik lho
Explore More

Menumbuhkan Nilai Ketegasan Pada Anak

Article- 25 Nov 2014

Ubah Kelemahan Menjadi Kemenangan

Article- 13 Oct 2013

Serunya Bermain di Luar Ruangan

Article- 13 Apr 2015