Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Yuk Ajak Anak Memasak di Dapur!

Melihat chef-chef cilik mengikuti kompetisi memasak membuat orangtua mana pun merasa terkagum-kagum dengan kemampuannya yang tidak kalah dengan orang dewasa. Mom tidak harus berambisi menjadikan anak sebagai koki, tapi tidak ada salahnya menjadikan kegiatan memasak bersama sebagai salah satu cara mengisi waktu luang yang memberikan banyak manfaat. 

Featured Story

Tumbuhkan Kesenangan Membaca pada Anak

Agar anak tetap merasa nyaman dan aman, perhatikan hal-hal berikut ini.

  1. Pilihkan Pakaian yang Tepat

     

    Memasak di dapur bersama anak sering diidentikkan dengan berantakan dan kotor. Jangan sampai pakaian kotor dan dapur yang berantakan menghalangi niat Mom untuk mengajaknya turun ke dapur, karena punya banyak manfaat untuk tumbuh kembangnya. Sebaiknya, hindari pakaian yang longgar karena dapat membuat anak merasa kurang nyaman bergerak dan berisiko menyambar api kompor.

    Selain itu, tidak ada salahnya untuk memberikan apron atau celemek mungil untuk anak. Tidak hanya membuat semangatnya bertambah, tapi juga melindungi pakaiannya dari berbagai noda yang dapat membuat pakaiannya kotor.

  2. Beri Tugas Sesuai Kemampuan

     

    Memasak bersama anak bisa jadi kegiatan pengisi waktu luang yang mengasyikkan. Menurut beberapa ahli, anak boleh diizinkan turun ke dapur saat usianya di atas 2 tahun karena sudah dapat diajak bekerja sama. Untuk membiasakan anak di dapur, Mom dapat memberikan tugas mencuci buah-buahan, bermain-main dengan adonan kue, mengoles mentega atau selai ke roti, hingga memeras jeruk dengan alat perasan.

    Semakin besar, pekerjaan yang diberikan pun semakin banyak dan rumit. Mulai ajarkan memotong bahan lunak dengan pisau tumpul, memasukkan bahan-bahan kue ke dalam mangkuk, memarut keju, mengupas kulit telur rebus, hingga mengatur meja makan. Berikan contoh dan pandu anak dengan sabar untuk membuatnya memahami apa yang sedang ia lakukan.

  3. Pilih Resep yang Mudah

     

    Untuk mengenalkan keasyikan memasak, pilihkan jenis masakan yang mudah disiapkan dan anti gagal, seperti olahan telur dadar atau sandwich. Biarkan anak berkreasi dalam membuat masakan dan dorong ia agar tidak takut dengan kegagalan. 

    Mom juga dapat mengizinkan anak untuk memilih sendiri resep yang akan dibuatnya di akhir pekan. Jangan lupa untuk menambah tingkat kesulitannya seiring berjalannya waktu dan kemampuan anak. berikan pujian padanya dengan tulus, apa pun hasil masakannya agar ia tetap bersemangat belajar memasak.

  4. Batasi Ruang Gerak

     

    Dapur merupakan salah satu tempat yang cukup berbahaya untuk anak-anak. Selain menyimpan perlengkapan memasak yang tajam, ada juga kompor dan oven yang panas, dan bahan-bahan lainnya yang dapat memicu kotor atau bau. 

    Sebelum mulai memasak, berikan batasan mengenai jenis aktivitas apa saja yang boleh dilakukan anak. Misalnya untuk menyalakan kompor atau membuka oven adalah tugas Mom, sedangkan anak dapat membantu menimbang bahan kue, mengaduk adonan, atau mengoleskan mentega.

    Yuk, jadikan memasak sebagai kegiatan spesial antara Mom dan anak yang selalu dinanti untuk mengisi waktu luang.

Lo Lie Cu
bisa dicoba nih
Lo Lie Cu
Andy blm prnh sih sy ajak masak, tp pengen coba
Explore More

Tips Menghindari Anak Dari Pelecehan...

Tips & Trick- 12 Sep 2013

Apakah Autisme Itu?

Article- 03 Dec 2013

Gadget Mulai Mengganggu Komunikasi...

Article- 13 Dec 2017