Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Hobi Remaja Sedang Menjadi Tren

 

Sekumpulan anak muda yang asik menari gangnam style dengan energiknya dan mengajak para pengunjung car free day untuk mengikuti gerakan mereka. Sebuah pemandangan sensasional yang terjadi di bundaran HI beberapa waktu lalu menggambarkan anak muda jaman sekarang yang spontan, energik serta sangat sadar akan tren. Selain gagnam style, apa lagi tren yang terjadi saat ini? Antara lain adalah ini....


1. Sepeda Fixie


Sepeda fixie yang merupakan penggabungan antara sepeda balap dan sepeda gunung diciptakan oleh Martin co. Pada tahun 1981 di San Fransisco Amerika Serikat. Sepeda yang konon di gunakan oleh para pengantar koran di Amerika Serikat pada era itu, membutuhkan keahlian khusus dalam mengendarai nya karena sepeda ini tidak mempunyai rem. Dengan tampilan warna warni khas anak Muda serta tantangan dalam mengendarainya, inilah yang menjadi daya tarik fixie bagi remaja .

Karena makin banyak penggemarnya, maka terbentuklah  komunitas fixie di berbagai daerah seperti komunitas Trixie yang selalu berkumpul di StarMart belakang Apartemen Summit Kelapa Gading. Adalah Andre Sebastian, 19 tahun yang berinisiatif membentuk Trixie 1 Januari 2011 dengan tujuan menyatukan para remaja yang gemar sepeda fixie di wilayah Kelapa Gading. Setiap berkumpul, mereka bertukar trik baru dalam bersepeda Fixie sambil bertukar pengalaman.


2. Shuffle Dance


Everyday I'm shuffling.. Sepenggal lirik lagu dari LMFAO yang menjadi hits di radio serta tempat umum, mampu menjadi tren di kalangan anak muda beserta gaya shuffle dance. Tarian yang berkembang di Australia Tahun 1980 ini muncul setelah era hiphop dan breakdance. Gerakan yang dasar dari tarian shuffle adalah running man dan T step . Running man  ini berupa dua langkah jalan ditempat tapi tidak maju-maju dan T step  adalah gerakan shuffle  itu sendiri yang terbagi menjadi beberapa jenis.

Sangking uniknya tarian ini, terdapat tempat les shuffle dance di Bintaro bernama Mumos. Selain lewat les, anak bisa juga belajar melalui internet (You Tube)  atau ikut komunitas shuffle dance  di pusat jajanan 9th walk Bintaro sektor 9, Jakarta yang berkumpul Setiap hari Rabu dan Jumat pukul 7 malam. Di sinilah mereka saling memperlihatkan kelihaian shuffle dance dengan gerakan kaki, tangan, kepala juga bagian tubuh lainnya.


3. K-Pop

Setelah demam film drama Korea mereda, sekarang para remaja dilanda oleh musik Korea dengan boy band dan girl band. Musik enerjik, fashion yang stylist serta gaya dance yang unik, cukup berpengaruh besar kepada kehidupan para fans. Sebagai bentuk ekspresi, mereka mulai meniru gaya rambut, gaya berpakaian hingga gaya dance k pop seperti Gangnam Style.


Fans pun mulai membentuk grup-grup dance cover yang fokusnya adalah menari dengan gerakan sang idola. Titik kesempurnaan dari dance cover adalah kemiripan dengan sang idola baik dalam segi detail gerakan, kostum serta ekspresi penampilan di atas panggung. Beberapa dance cover di Indonesia seperti SBSquad (Sapphire Blue Squad), SUNSHINee (dance cover SHINee), O Namja (cover MBLAQ) atau 4NE1 (cover 2NE1) . Acara gathering fans adalah ajang mereka unjuk kebolehan. Komunitas ini memanfaatkan situs jejaring sosial Facebook dan Twitter untuk bertukar info serta upload hasil video dance cover via YouTube.


4. Komunitas Lomonesia


Ketika kamera lomo mulai diperkenalkan lagi oleh Mathias fiegl dan Wolfgang

stranzinger 2 mahasiswa asal Wina Austria pada tahun 1991, mereka mempromosikan kamera ini ke berbagai pelosok negeri. Seperti di Praha, mereka membidik bangunan - banguan bersejarah dari sudut -sudut sempit kota. Hasilnya? Sebuah foto dengan warna unik serta komposisi gambar yang indah.

Keunikan kamera lomo terletak pada mekanisme kamera analog yang menggunakan rol film dan baru bisa dilihat hasil nya setelah di cetak, namun dalam penggunaannya  mengabaikan aturan dasar pada kamera konvensional seperti ISO, diafragma, bukaan lensa dan mengutamakan kreativitas serta keunikan originalitas dalam menggambil foto.


Di Indonesia, terdapat komunitas pecinta kamera lomo yaitu Lomonesia. Di sini para lomonesia melakukan kegiatan rutin seperti Photo hunting, Gathering, Pameran dan Workshop dengan memakai kamera Lomography. Selain itu di isi juga di jual beragam peralatan serta beragam jenis kamera lomo yang sulit di temukan di pasaran.

 

Maria Ulfa
^_^
Maria Ulfa
hrs modal ya hehe
Explore More

Mengajari Anak Etiket Makan Sejak Dini

Article- 15 Dec 2014

Referensi Tempat Kursus Untuk...

Article- 16 May 2013

Bisa, Kok, Beraktivitas Seru Tanpa Gadget!

Article- 06 Dec 2016