Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Kapan Sebaiknya Orangtua Berganti Peran dari Pembicara Menjadi Pendengar Kepada Anaknya

Orangtua dituntut untuk dapat memilih peran dari pembicara menjadi pendengar, atau sebaliknya. Mengubah aturan pada saat yang tepat akan membantu Mom untuk memahami dan memecahkan permasalahan. Jadi Mom harus tahu kapan waktu yang tepat berperan sebagai pembicara atau pendengar.

Featured Story

Pilih Jajanan Sehat ya, Nak!

 

Kapan memilih dari pembicara menjadi pendengar?

•  Pada saat Mom mengungkapkan pemikiran, perasaan  atau pendapat kita atas perbaikan sebuah ide dan hanya saat tertentu

•  Pada saat Mom mengetahui gambaran dari anak, perasaan ataupun pendapatnya mengenai pemecahan masalah

 

Lalu bagaimana Mom mengubah peran dari pembicara menjadi pendengar?

•  Beri beberapa kesempatan untuk berhenti sejenak diantara perbincangan dengan anak dan biarkan anak berbicara jika ia masih menginginkannya, dengan demikian anak akan merasa mendapat kesempatan untuk didengar

•  Coba untuk menghindari memberikan atau menentukan gagasan atau perasaan baru, misalnya anak sedang sedih karena alat tulisnya hilang di sekolah, sebagai orangtua sebaiknya kita mengikuti rasa sedihnya, setelah anak bercerita baru kita berusaha membuat hatinya untuk tidak bersedih lagi

•  Indikasikan bahwa anak telah memahami dan menerima pernyataan terakhir kita dengan baik.

 

Kapan memilih dari pendengar menjadi pembicara?

•  Kita dapat melakukan hal tersebut setelah kita yakin bahwa anak telah sepenuhnya mengekspresikan dirinya

•  Pada saat kita yakin dan puas bahwa kita telah melakukan klarifikasi atas perasaan anak

•  Pada saat kita mempunyai sesuatu untuk dikatakan yang akan mempengaruhi persepsi anak atau akan menyelesaikan suatu masalah.

 

Bagaimana Mom mengubah peran dari pendengar menjadi pembicara?

•  Perhatikan gerak tubuh yang menunjukkan bahwa anak telah selesai berbicara, misalnya pada saat anak menatap mata mom setelah berbicara

•  Tunjukkan bahwa Mom memahami dan menerima pemikiran dan perasaannya

•  Tanyakan sekali lagi untuk memperjelas arti dari pernyataan terakhirnya, dengan menggunakan kalimat seperti "baiklah aku memahaminya, apa yang kamu katakan maksudnya adalah......"

•  Pertimbangkan dengan hati-hati beberapa permintaan dari pendapat Mom kepada anak, tetap ingat bahwa anaklah yang menentukan topik dari pembicaraan.

 

Vonny Kurniati
Betul banget ya, jadi ortu nggak melulu jadi pembicara^^
Vonny Kurniati
Anak harus dikasih kesempatan utk mengungkapkan perasaan/cerita2nya
Explore More

Seimbangkan Waktu Belajar dan Bermain...

Article- 11 Mar 2018

Tips Mengajari Anak Packing

Tips & Trick- 27 Dec 2013

5 Rambu Anak Bermain-main di Dapur

Article- 06 Dec 2016