Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus

 

Featured Story

Mom, Kenapa Aku Harus Belajar?

Kehadiran anak berkebutuhan khusus dalam keluarga awalnya memang mengejutkan, namun sama halnya dengan anak normal diapun memerlukan rasa aman, kasih sayang serta kebutuhan untuk memperoleh pengetahuan serta pengalaman untuk menumbuhkan kemandiriannya.

 

Pada awalnya, mom dan dad akan mengalami fase terkejut dimana timbul perasaan tragedi, panik, sedih lalu mulai bingung, mengingkari bahkan ada yang lari dari kenyataan. Namun selanjutnnya akan timbul fase reaksi dimana orangtua akan lebih mudah mengekspresikan perasaan duka yang dalam, kecewa serta segala macam kecemasan. Hal ini yang mendorong mom untuk mulai mencari tahu segala informasi yang berhubungan dengan penyakit anak, mulai mencari pertolongan dari pakar ahli medis . Dan karena rasa iba terhadap anak, terkadang ada orangtua yang cenderung memanjakan anak berkebutuhan khusus ini.
Lalu fase penyesuaian mulai mom jalani dimana mom mulai menerima kondisi anak dengan mengenali kelebihan serta kekurangan anak serta bagaimana upaya maksimal untuk mengembangkan kemampuan anak. Dan setelah semua terlalui, mom akan memasuki fase orientasi dimana mom mulai mengorganisasi pikiran dan perasaan sendiri, mencari bantuan yang terarah & sistematis serta melaksanakan program yang disarankan untuk membuat anak ini menjadi mandiri.

 

Dalam usaha–usaha dini dalam menangani anak kebutuhan khusus, mom dapat melakukan beberapa usaha berikut untuk anak sesuai dengan kategorinya.

 

Anak tuna netra 

Memperbesar kinerja fungsi panca indera lain selain mata seperti perabaan, pendengaran, indera rasa lewat lidah. Hal ini agar mom dapat fokus memaksimalkan fungsi indera lain dan tidak hanya fokus terhadap kekurangan panca indera mata saja. Sehingga dalam bersosialisasi, anak pun dapat menemukan cara lain untuk berkomunikasi dan menghadapi beragam situasi dengan memaksimalkan panca indera yang lain.

 

Anak tuna rungu 

Langkah awal yang bisa dilakukan adalah mengasah kemampuan fungsi indera penglihatan dan perabaa sehingga anak bisa membaca bahasa bibir. Mengasah indera pendengaran sehingga anak sadar akan berbagai bunyi-bunyian, melatih kemampuan bicara sambil bermain. Dan cari tahu mengenai kemungkinan akan implant alat Bantu dengar bagi anak, agar dia dapat lebih maksimal mendengar .

 

Anak tuna daksa 

Beberapa penyakit yang termasuk di tuna daksa adalah: cerebral palsy, amputasi, polio, lumpuh. Dengan bantuan petugas medis, ciptakan lingkungan rumah yang kondunsif terhadap ketidakmampuan anak sehingga dia mampu memanfaatkan kelebihannya secara maksimal. Misalnya dengan menyediakan alat bantu belajar yang tepat, mengusahakan latihan dalam gerak dan koordinasi gerak yang dilibatkan dalam kegiatan sehari-hari di rumah.

 

Anak tuna laras 

Anak tuna laras adalah anak yang mengalami hambatan dalam pengendalian emosional serta kontrol sosial. Yang mom perlu lakukan adalah konsultasi dengan para ahli dalam mecari cara untuk mengontrol emosi anak dengan rehabilitasi.

Dalam memaksimalkan perkembangan, hendaknya mom mendukung semua kekuatan serta kemampuan yang dimiliki anak serta dia akan lebih mudah dalam berkembang dan mengembangkan diri agar menjadi anak yang produktif serta mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya. 

 

Vonny Kurniati
orang tua harus lebih sabar ya jika memiliki anak yg berkebutuhan khusus, tapi tetap harus semangat dan tidak boleh menyerah^^
Stefani Arman
good artikel, semua anak yang dilahirkan ke dunia pasti ada keistimewaannya yah tinggal kita yang mencarinya :)
Explore More

Cara Mendisiplinkan Anak

Tips & Trick- 09 Oct 2014

Tips Batasi Screen Time untuk Dorong Anak...

Article- 18 Sep 2018

Asiknya Merawat Binatang Peliharaan!

Article- 23 Jan 2017