Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Beberapa Cara Mengembangkan Empati Anak

Empati pada dasarnya sudah ada di dalam diri anak, namun untuk berkembang secara maksimal ada beberapa hal yang perlu Mom lakukan :

Featured Story

Waspadai Penyakit Khas di Musim Hujan

 

1. Bermain bersama
Dengan bermain bersama, Mom bisa menyelipkan nilai-nilai empati dengan bermain pura-pura. Misalnya bermain boneka dan anak menjadi dokter. Ketika boneka sakit, minta anak untuk merawatnya hingga sembuh. Biarkan imajinasinya berkembang

 

2. Berbagi tugas rumah tangga
Coba Mom lihat di luar negeri, masing-masing anak mempunyai tugas rumah tangga untuk membantu Ibunya. Misalnya anak menata meja makan, Ibu yang memasak. Atau Ibu menyapu, anak mengepel. Dengan saling tolong menolong, walau dirumah ada Asisten Rumah Tangga (ART), anak akan terbiasa untuk mengurus dirinya sendiri dan berempati kepada ART dengan tidak sedikit-sedikit minta tolong. Anak pun juga jadi mengerti pekerjaan rumah tangga sehingga tidak menyepelekan ART

 

3. Menonton film, berita atau membaca Koran
Ketika bencana alam terjadi di Indonesia, anak harus diajak melihat dan dijelaskan mengapa para korban itu sedih karena kehilangan rumah serta sana saudara. Anak usia Sekolah Dasar bisa Mom ajak nonton film Hafalan Salat DELISA. Film yang dibuat tahun 2011, menceritakan kisah nyata Gempa Tsunami di Aceh pada tahun 2004 yang menyimpan banyak kisah sedih. Film ini bisa menjadi ajang pembelajaran bagi anak mengenai empati

 

4. Berteman dengan anak ART
Saat ini tidak jarang ART mengajak anaknya bekerja di rumahnya. Biasanya ART yang bekerja pulang pergi. Jika anak Mom dan anak ART seumuran, minta mereka untuk bermain bareng. Dengan begini anak pun akan belajar untuk bermain dengan anak yang berbeda lingkungan dengan dia. Namun ketika anak berbicara jago-jagoan atau show off dengan gadget yang dia punya, Mom bisa menegor ketika bermain telah usai

 

5. Merayakan dengan berbagi kasih
Pesta ulang tahun dengan tema Princess atau tokoh Disney di tempat bermain atau restauran terkenal sudah menjadi hal yang biasa bagi anak. Lalu mengapa tidak mengajak anak untuk merayakan dengan teman – teman dari panti asuhan? Tiup lilin serta makan makanan enak dan ditutup dengan membagikan hadiah atau dihibur oleh MC Kocak? Hal ini merupakan hal spesial bagi anak panti asuhan sekaligus mengajarkan anak bahwa hal yang biasa bagi dia, bisa menjadi luar biasa bagi anak lain.

Yeni Setiyawati
Terimakasih artikelnya sangat bermanfaat bagi saya sebagai orangtua
Mamanya Chrisna
•*˚*•(*)ƔǚƤƤ (*) •*˚*• ˚⌣˚ƔǚƤƤ;)(*) ˚⌣˚.penerapannya juga sesuai dg sifat anak.
Explore More

Mengajarkan Anak Toilet Training

Article- 05 Aug 2014

Vaksinasi Flu Untuk Anak, Perlukah?

Article- 05 Oct 2016

Yuk, Stop Jajan Sembarangan!

Article- 23 Dec 2016