Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Mengatasi Emosi Remaja

 

Featured Story

Agar Anak Lebih Terbuka pada Orangtua

Ketika anak remaja mom sedang mengalami masa sulit, uring-uringan sendiri dan sensitif ketika di tanya kondisinya, janganlah patah arang. Di butuhkan sedikit tips dan trik dalam berkomunikasi dengan remaja :

 

1. Curhat Untuk Memancing Curhat.

Bila situasinya seperti ini .. 

Mom : kamu ada masalah apa sih?.. 

Anak : nggak ada apa-apa. Mama saja yang sensi . (kalimat di lontarkan dengan nada dingin) ,

cobalah membuka percakapan dengan sebuah cerita yang bersifat personal seperti pengalaman mom waktu muda atau cerita anak sahabat mom. Tapi jangan memulai dengan kalimat menggurui seperti “Saat saya seumuran kamu……” aduhh basi banget. Cobalah dengan kalimat “Mama juga pernah lho jadi ABG usia 15 tahun yang susah bicara sama ibunya untuk minta ijin pergi sama teman-teman.” Dan mulailah menyelipkan cerita pribadi mom…

 

2. Jika ada kelakuan anak yang mom tidak suka, kritiklah kelakukannya bukan anak secara personal.

Misalnya anak mom ketahuan merokok, hindari kata-kata “Bodoh banget kamu merokok dan merusak paru-paru kamu”, lebih baik mom berkata “Mama tuh sayang sekali sama kamu dan ingin melihat kamu tumbuh jadi anak sehat. Bukan anak yang sakit-sakitan karena merokok”

 

3. Jadikan semua cerita di sekitar mom menjadi pelajaran untuk anak mom.

Coba selipkan waktu bersama untuk bercerita mengenai kejadian sekitar. Mulai dari orang yang kalian kenal hingga berita di TV. Dari cerita ini, mata anak akan terbuka bahwa dunia tidak sebaik yang dia kira. Dan begitu banyak orang jahat di dunia ini. 

 

4. Jangan Menghilang. 

Ketika anak marah, dia seringnya ingin berada aman di guanya. Sebuah tempat yang nyaman dan bisa berkata apa saja di ruangan itu. Ketika dia sedang meredakan emosinya, jangan tinggalkan dia. Namun teruslah berusaha untuk membantu gejolak emosinya. Misalnya dengan menyelipkan surat pendek di bawah pintu kamarnya atau mengirim pesan pendek ke handphone nya. 

 

5. Pahami Kamus Bahasanya. 

Setiap generasi remaja mempunyai istilah sendiri yang hanya dimengerti oleh mereka. Namun ada beberapa hal yang harus mom kuasai, seperti:

- “Saya Baik-Baik Saja” -->  pertanyaan mama gak penting untuk saya jawab

- “Jangan Sekarang!” --> artinya anak ingin menikmati waktunya sendiri. Berusaha meluapkan emosi, menyaring kejadian serta informasi yang dia terima lalu mencari jalan keluar sendiri. 

- “Terserah Deh!” --> Saya tidak tahu apa yang saya rasakan atau mau. Jadi jangan mendesak terus

- “Saya Benci Mama dan Papa!” --> Saya sedang marah sama Mama dan Papa karena suatu hal.

 

Maria Ulfa
susah jg y punya remaja :-)
Maria Ulfa
semoga nanti anak2ku bs melewati masa remajanya dengan baik
Explore More

Merangsang Kreativitas Anak Lewat Bermain...

Article- 21 Jul 2014

Seberapa Penting Zat Besi Bagi Anak?

Article- 29 Mar 2017

Yuk, Gerakkan Tubuhmu, Nak!

Tips & Trick- 23 Nov 2015