Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Waspadai Penularan Batuk pada Anak

Sebagai orangtua, kesehatan anak wajib dinomorsatukan. Apalagi saat berada di musim pancaroba di mana gangguan kesehatan dapat terjadi kapan saja, seperti flu yang sering ditandai dengan batuk dan pilek. Selain mengganggu aktivitasnya sehari-hari, batuk juga dapat menghambat tumbuh kembang anak.

Featured Story

Menjaga Anak Tetap Sehat

Yuk, Mom, ini waktunya mewaspadai penularan batuk dan cegah sebelum terlambat.

  1. Cara Penularan Batuk

    Virus batuk sangat mudah menular, terutama ketika anak-anak berbagi jarak dekat, misalnya saat berada di ruang kelas sekolah. Ada berbagai cara penularan batuk, seperti dari udara saat penderita batuk atau bersin atau melakukan kontak langsung dengan lendir atau ludah dari seseorang yang terinfeksi virus batuk.

    Sayangnya, sulit mendeteksi anak-anak yang membawa virus batuk, karena mereka sendiri tidak menyadarinya. Selain itu, penderita batuk juga dapat menyebarkannya dari sehari sebelum gejalanya muncul, dan 5-7 hari setelah penyakitnya sembuh. Barang-barang yang digunakan bersama-sama, seperti mainan, komputer, remote, bahkan bersalaman tangan saja dapat memindahkan virus batuk dengan mudah.

  2. Pencegahan Virus Batuk

    Tidak ada cara yang menjamin Mom dan anak untuk memiliki perlindungan 100 persen dari virus batuk, walau sudah mendapatkan vaksin. Tapi ada beberapa langkah praktis untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit ini. Mulailah dengan membiasakan anak untuk mencuci tangan dengan sabun, terutama setelah menggunakan kamar mandi, setelah batuk atau bersin, dan sebelum menyentuh makanan.

    Ingatkan pada anak untuk tidak berbagi cangkir maupun peralatan makan, serta tutup mulut dan hidung dengan menggunakan tisu saat bersin atau batuk. Setelah itu, segera buang ke tempat sampah untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit. Jika tidak menyediakan tisu, gunakan area siku untuk menutup bagian tersebut.

  3. Pengobatan

    Pada batuk yang disebabkan oleh virus, infeksi dapat berlangsung hingga dua minggu. Amati gejalanya ya, Mom. Jika diserta dengan demam dan muntah karena banyak dahak, kondisi ini tidak membutuhakn antibiotika, karena tidak efektif membasmi virus. Jaga anak agar mendapat cukup caira, seperti teh hangat atau minuman jeruk hangat plus madu yang menguatkan kekebalan tubuhnya.

    Jika tidur anak mulai terganggu dengan batuk yang datang terus-menerus, manfaatkan uap air panas dari semangkuk air panas selama 20 menit. Mom juga bisa membantu dengan memberikan OBH Combi Anak dengan formulasi tepat meredakan batuk, dengan rasa buah yang disukai anak-anak.

  4. Jangan panik menghadapi penularan virus batuk, Mom. Kenali gejalanya, waspadai penyebarannya, dan ingat terus cara tepat mengobatinya.

Yuliana Yoeli
makasih info nya
Mamanya Chrisna
thanks infonya
Explore More

Mengatasi Pertengkaran Kakak Beradik

Article- 24 Apr 2013

Teori Perkembangan Moral Anak Menurut...

Article- 15 Dec 2014

Sebelum Anak Bermain Hujan

Article- 05 Oct 2016