Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Alasan Anak Berbohong dan Cara Efektif Menghentikannya

Namanya orangtua, tentunya menganggap anaknya selalu tampil polos dan lugu. Tidak heran jika Mom berubah sedih, kaget, dan marah saat tahu anak berbohong. Jangan langsung memarahinya atau menghukumnya, sebaiknya cari penyebab di balik kebiasaan buruk ini, sehingga didapatkan solusi yang lebih tepat dan efektif.

Featured Story

Saat Anak Jadi Pelaku Bullying, Ini yang Wajib Mom Lakukan

  1. Menjajal Perilaku Baru
  2. Kebanyakan orangtua beranggapan anak berbohong karena ingin mendapatkan sesuatu yang diinginkan, menghindari konsekuensi, atau keluar dari situasi yang tidak diinginkan. Menurut Matthew Rouse, PhD, psikolog klinis dari Child Mind Institute, satu alasan mengapa anak-anak berbohong karena mereka ingin mencoba perilaku yang baru.

    Di usianya yang masih kecil, mereka mulai banyak bertanya-tanya, terutama tentang efek dari sikapnya. Mulai dari apa yang akan terjadi jika mereka berbohong, apa yang akan dilakukannya, dan apa yang akan didapatkan dari perilaku ini.

  3. Kurang Percaya Diri
  4. Anak-anak yang merasa kurang percaya diri bisa mengatakan kebohongan untuk membuat diri mereka tampak lebih keren, spesial, atau berbakat, sehingga terlihat lebih baik di mata orang lain. Menurut Dr. Matthew, apa yang anak-anak katakan terkadang kurang masuk akal, sehingga kebohongannya dapat dengan mudah diketahui.

    Mom dapat membantu anak mendapatkan kepercayaan diri dengan sering memberikan pujian yang tulus. Buat mereka merasa menjadi pribadi yang spesial, misalnya memiliki hati yang besar, suka menolong, atau memiliki senyuman yang ramah. Jangan lupa untuk mempercayainya dan menghormatinya, layaknya seperti orang dewasa.

  5. Membebaskan Diri dari Masalah
  6. Anak-anak yang mudah merasa cemas atau depresi mungkin berbohong agar bisa menjauh dari masalah. Hal ini bisa disebabkan karena tekanan yang anak dapatkan sangat besar dari lingkungan di sekitarnya, misalnya seorang kakak yang harus memberikan contoh yang baik, atau ditekan orangtua untuk mendapatkan nilai pelajaran yang baik.

    Semakin tenang, semakin baik Mom berkomunikasi. Langkah pertama adalah menjelaskan dengan bahasa sederhana jika berbohong merupakan hal yang salah. Lalu, ketahuilah mengapa anak berbohong tentang apa yang dia lakukan. Ingat bahwa beberapa anak akan melakukannya untuk menghindari kemarahan orangtua, bahkan lebih dari sekadar tidak ingin terkena hukuman.

  7. Mendapatkan Apa yang Diinginkan
  8. Anak sering mengaku sakit untuk mendapatkan apa yang diinginkan, misalnya minta dibelikan mainan atau makanan favoritnya. Jelaskan jika kebohongan hanya akan membuatnya tidak dipercaya oleh orang-orang di sekitarnya. Bantulah anak untuk menemukan solusi dan hargai kejujurannya untuk mengaku bahwa ia sudah berbohong. Biarkan ia tahu dan percaya bahwa Mom dapat membantunya untuk mendapatkan apa yang diinginkan.


    Berbohong sejak dini dapat membuat anak tumbuh jadi pribadi yang tidak jujur saat dewasa. Yuk, ketahui alasannya dan dapatkan solusi terbaik.

Explore More

Apakah Usia Balita Harus Masuk Sekolah?

Article- 26 May 2014

Pentingnya Menanamkan Nilai Moral Pada...

Article- 21 Dec 2016

Dengarkan Curhat Si Kecil

Article- 10 Jun 2016