Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Lakukan Perubahan Dimulai Dari Diri Sendiri

Begitu banyak hal yang ingin kita lakukan untuk dunia, lingkungan serta keluarga kita sendiri. Ketika berada di kemacetan lalu lintas, sering terlontar komentar mengenai ketidak mampuan para pihak yang mengatur lalu lintas, atau ketika terjadi kekacauan dalam lingkungan RT maka pihak RT yang menjadi tumbal. Berkomentar, mengomentari dan memberikan solusi serta merasa mengerti akan situasi dan kondisi yang terjadi amatlah mudah. Namun dari pada mengurusi urusan orang lain, mengapa tidak memulai dari diri sendiri dan keluarga kita sendiri.

Featured Story

Mom, Kenapa Aku Harus Belajar?


Ingin membuat bumi lebih hijau? Mulai dari menyediakan lahan di rumah untuk tanaman. Mulai dari tanaman gantung, tanaman rambat atau manfaatkan lahan sisa di rumah dan tanami dengan pohon yang teduh. Atau ikuti kegiatan urban farming, misalnya dengan menanam sayur mayur kebutuhan sehari-hari kita. Jika Mom dan Dad mencontohkan anak tentang perubahan, maka dia akan mencontoh dan meneruskan kebiasaan ini hingga besar nanti.



Jika langkah perubahan kecil dilakukan sedikit demi sedikit setiap hari secara konsisten, maka akhirnya hal besar pun akan terjadi. Dari pada menunggu terjadinya tahun baru dan memulai dengan list resolusi, maka bisa saja mom jadi lebih sibuk membuat list dari pada melakukan aksi perubahan.



Ingin hidup sehat dan lebih banyak olahraga, namun menunggu punya sepatu yang layak. Baju olah raga yang bermerek, waktu yang cukup atau menjadi anggota club fitnes yang super duper lengkap? Waduhhh antara syarat dengan aksi, menjadi lebih berat syarat dari pada kegiatannya.

 


Jadi, bagaimana agar kita bisa segera bertindak? Hilangkan rencana, syarat dan alasan lalu segera "action". Salah satu buku karya anak bangsa yang berjudul "Berani Mengubah" oleh Pandji Pragiwaksono membahas mengenai tipe masyarakat Indonesia. Tipe pertama, skeptis mampu mengubah Indonesia dan tipe kedua, optimis melakukan perubahaan. "Saya sebenarnya tipe yang kedua, tetapi alasan saya ingin mengubah Indonesia adalah karena saya gerah. Saya gerah karena pemudanya mempertanyakan kemajuan bangsanya. Padahal, sejarah jelas menyatakan perubahan dibawa oleh pemudanya. Para pemuda tadi seharusnya melempar pertanyaan tersebut kepada dirinya sendiri. Saya gerah, tetapi saya tidak menyerah" kata Pandji.


Begitu juga dengan melakukan perubahan di keluarga kita. Misalnya Mom ingin anak-anak tetap menanggap nilai kebersamaan dalam keluarga itu penting. Maka segera samakan visi, saling bergandeng tangan dengan Dad hingga sebuah perubahan dapat terwujud. Kebersamaan dalam keluarga bisa dimulai dari membudayakan makan malam bersama atau sarapan bersama. Tanpa disadari interaksi antar keluarga terjalin dan anakpun menyadari pentingnya kebersamaan dalam keluarga bagi hidup mereka. Melakukan hobi bersama keluarga seperti, lari di akhir pekan atau bersepeda sehat menjadi hobi bersama yang bermanfaat bagi semua keluarga. Dengan membudayakan momen kebersamaan, ketika anak-anak dewasa, mereka akan senantiasa terbiasa untuk meluangkan waktu untuk keluarga.


Jika kita mampu memulai hal kecil dari diri sendiri lalu mulai lagi dalam satu kelompok kecil yang dinamakan keluarga, maka Indonesia pun bisa berubah menjadi lebih baik bagi masa depan anak-anak kita. Mari melakukan perubahan kecil sedikit demi sedikit hingga menjadi bukit yang besar.  Mari lakukan perubahan demi kemajuan diri dan bangsa Indonesia.

Maria Ulfa
yukkk.. mulai dari diri sendiri ^^
Maria Ulfa
thx infonya ^^
Explore More

Mengenalkan Kembali Permainan Tradisional...

Article- 06 Dec 2016

7 Cara Menstimulasi Kreativitas Anak

Tips & Trick- 31 Oct 2016

Tahapan Mengajari Anak Berpuasa

Tips & Trick- 06 Sep 2017