Hi Mom!
Login/Register di sini
Menu
Home Tentang Kami Ruang Anak Ruang Mom Loyalty Program Berita

Mengenal Tipe Kecerdasan Anak dan Cara Mengembangkannya

Menilai kecerdasan anak tidak bisa hanya berdasarkan skor standar semata lho, Mom. Untuk mengenalinya dengan benar, Mom perlu mencermati beragam kecerdasan yang berbeda.

Featured Story

Anak Mulai Menyukai Lawan Jenis? Ini Cara Menanggapinya

 

Ragam kecerdasan ini dinamakan multiple intelegence, ada 8 jumlahnya. Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh pakar pendidikan dari Universitas Havard, Howard Gardner.Dalam definisinya, kecerdasan rupanya tak hanya dinilai dari tinggi-rendahnya nilai atau IQ saja. 

 

Yuk, kenali berbagai jenis kecerdasan anak lebih dalam. Dengan begitu Mom dapat membantu mengasah kecerdasannyasecara optimal.

 

 

  1. Kecerdasan visual-spasial

     

    Tipe ini melibatkan kepekaan mengobservasi dan kemampuan berpikir serta berimajinasi dalam gambar. Hal ini membuat anak mampu mempersepsikan warna, pola, dan penempatan letak atau arah suatu obyek dengan tepat. 

     

    Stimulasi:

    Mom bisa mengajarkan cara mengenal arah dengan mulai membedakan tangan kanan dan kiri atau kaki kanan dan kiri, permainan menyusun untuk memahami dimensi ruang, membuat scrapbook, serta aktivitas menggambar dan mewarnai.

     

  2. Kecerdasan linguistik

     

    Anak yang kecerdasan linguistiknya menonjol, umumnya senang bercerita, mendengarkan cerita, bermain peran, serta permainan yang berhubungan dengan kata-kata. Mereka juga cenderung memiliki daya ingat yang kuat mengenai nama-nama orang atau tempat.

     

    Stimulasi:

    Mom perlu aktif mengajak anak berbicara, sering membacakan serta berdiskusi tentang cerita kepadanya, dan menyediakan banyak buku. Bisa juga membuat permainan yang berhubungan dengan kata-kata, misalnya tebak-tebakan atau menyusun kata.

     

  3. Kecerdasan logika-matematik

     

    Anak dengan kecerdasan logika-matematik umumnya memperlihatkan minat yang besar pada kegiatan eksplorasi, suka bertanya tentang berbagai fenomena, dan menyenangi cara berpikir yang konseptual. Untuk mengoptimalkan kecerdasan ini, Mom harus kreatif dalam mengenalkan konsep matematika agar ia pun fun mempelajarinya dan menilai matematika sebagai sesuatu yang menyenangkan.

     

    Stimulasi:

    Arahkan anak Mom untuk memperhatikan angka dan pola yang ada di sekitarnya. Misalnya, menghitung jumlah orang yang sedang duduk atau berbaris. Buat kegiatanmenyusun manik-manik berdasarkan warna yang sama. Ajarkan cara mengenal angka-angka dengan cara yang asyik, misalnya dengan menyusun blok atau puzzle angka.Ajak juga anak bermain peran sebagai pedagang dan pembeli.

     

  4. Kecerdasan gerak tubuh (kinestetik)

     

    Anak yang menonjol pada kecerdasan ini sering disebut body smart, sangat senang bergerak dan menyentuh sesuatu dengan tangkas dan cepat. Hal ini karena mereka mampu mengekspresikan, mengkoordinasi, dan mengendalikan gerakan tubuhnya dengan baik.

     

    Stimulasi:

    Ajak ia ke tempat-tempat yang aman untuk berjalan, berlari, berayun, memanjat, melompat, merangkak, maupun berenang. Melalui aktivitas tersebut, dirinya pun berkesempatan untuk mengembangkan kepercayaan terhadap kemampuan tubuhnya. Bisa juga menari bersamanya atau bermain lempar-tangkap bola.

     

  5. Kecerdasan musikal

     

    Anak yang memiliki kecerdasan ini sensitif terhadap suara, struktur musik, dan ritme. Suaranya jugabagus saat menyanyi dan senang memainkan instrumen.

     

    Stimulasi:

    Bantu ia mengenali dan merespon aneka suara yang dia dengar sehari-hari.Perdengarkanirama tepuk tangan danbuat alat musik sederhana dengan benda-benda yang ada di rumah. Misalnya, ember plastik sebagai drum dan sendok kayu sebagai alat pemukulnya.

     

  6. Kecerdasan interpersonal

     

    Anak dengan kecerdasan interpersonal yang menonjol cenderung lebih baik dan mudah menjalin interaksi sosial, serta sangat sensitif terhadap perasaan orang lain. 

     

    Stimulasi:

    Berbicara tentang perasaan Mom atau orang lain, bacakan buku cerita lalu tanyakan padanya apa yang dirasakan oleh karakter dalam cerita dan mengapa si tokoh merasa demikian.  

     

  7. Kecerdasan intrapersonal

     

    Kecerdasan ini melibatkan kemampuan memahami diri sendiri, mengetahui siapa dirinya, apa yang ingin ia lakukan, bagaimana reaksi diri terhadap suatu situasi, dan memahami situasi seperti apa yang sebaiknya dihindari.

     

    Stimulasi:

    Coba gambar sesuatu yang bisa mewakili apa yang Mom rasakan, kemudian minta pula anak melakukan hal yang sama. Bandingkan dan bahas gambar-gambar tersebut.  Atau ajak anak Mom berbicara tentang perasaannya dan tanyakan pendapatnya tentang beragam hal.

     

  8. Kecerdasan naturalis

     

    Anak-anak dengan kecerdasan naturalis yang menonjol memiliki ketertarikan yang besar terhadap lingkungan alam sekitarnya, termasuk binatang. Mereka kerap tidak takut atau jijik untuk memegang binatang.

     

    Stimulasi:

    Ajak ia berjalan-jalan di taman kota, kebun raya, pantai, atau tempat lain yang memiliki aneka ragam makhluk hidup. Perlihatkan pada anak proses tumbuh kembang makhluk hidup, buat kegiatan menanam, dan ajarkan anak Mom membuang sampah pada tempatnya. 

Ahong Liau
No. 4 dan 5 nih si sherlyn
Stefani Arman
banyak macamnya yahh
Explore More

Bahaya Minuman Bersoda Bagi Tubuh

Article- 19 Nov 2013

Merangsang Kreativitas Anak Lewat Bermain...

Article- 21 Jul 2014

Ajari Anak Bijak Menyikapi Media Sosial

Article- 18 Sep 2018